Ketika mendengar kata poker, kebanyakan orang akan langsung membayangkan gemerlap kasino di Las Vegas atau para pemain profesional dengan kacamata hitam di meja final World Series of Poker ( WSOP ). Namun, tahukah Anda bahwa permainan kartu yang sarat dengan strategi, keberanian, dan seni menggertak (bluffing) ini pertama kali dimainkan padaĀ awal abad ke-19 , tepatnya sekitar tahun 1800-an?
Meskipun akar sejarahnya dapat ditelusuri dari permainan kuno Eropa dan Persia sepertiĀ Poque Ā (Prancis) danĀ As-Nas Ā ( Persia ), kelahiran poker dalam bentuk modernnya tidak terjadi di Eropa, melainkan diĀ New Orleans, Amerika Serikat , sebuah kota pelabuhan yang ramai pada masa itu.
Pada tahun 1829, seorang aktor asal Inggris bernama Joe Cowell mencatat dalam tulisannya tentang sebuah permainan yang sedang populer di kapal-kapal uap yang melintasi Sungai Mississippi. Permainan tersebut menggunakan 20 kartu (As, Raja, Ratu, Jack, dan 10) dan dimainkan oleh empat orang yang saling bertaruh untuk menentukan siapa yang memegang kombinasi kartu terbaik. Saat itulah cikal bakal poker modern mulai terbentuk.
Nama “poker” sendiri baru dicatat secara resmi pada tahun 1834, ketika seorang penjudi profesional bernama Jonathan H. Green menyimpulkan dalam bukunya yang berjudulĀ An Exposure of the Arts and Miseries of Gambling . Green menggambarkan permainan ini sebagai permainan yang sangat populer dan mengandalkan “gertakan” ā sebuah elemen yang hingga kini masih menjadi ciri khas utama poker.
Seiring berjalannya waktu, para pelaut, pedagang, dan pencari emas membawa permainan ini ke berbagai penjuru Amerika Serikat. Pada akhir tahun 1830-an, deck 52 kartu mulai diperkenalkan untuk mengakomodasi lebih banyak pemain. Dari situlah lahirlah konsepĀ flush Ā (lima kartu dengan bunga yang sama) danĀ straight Ā (lima kartu berurutan), yang menjadi standar permainan poker hingga saat ini.
Dengan demikian, meskipun memiliki “kakek nenek moyang” dari Prancis dan Persia, poker sebagai permainan yang kita kenal sekarang resmi “dilahirkan” di atas kapal-kapal sungai Amerika pada tahun 1800-an. Sebuah perjalanan panjang dari meja judi sederhana di New Orleans hingga menjadi fenomena global yang ditonton jutaan orang di abad ke-21.
